Berapa banyak yang sudah mundur teratur di jalan ini karena tidak sabar menghadapi ujian-ujiannya. Jalan ini memang tidak mudah, kawan. seperti kata Hasan al-Banna:
"Andai perjuangan mudah, pasti ramai yang menyertainya. Andai perjuangan ini singkat, pasti ramai yang istiqomah. Andai perjuangan ini menjanjikan kesenangan dunia, pasti ramai orang yang tertarik padanya. Tetapi hakikat perjuangan bukanlah begitu, turun-naiknya, sakit-pedihnya, umpama kemanisan yang tak terhingga. Kalau dakwah saja mungkin semua orang bisa, tapi yang berdakwah dan mencintai dakwah-lah yang sulit. Karena perjuangan ini membutuhkan orang-orang yang memiliki azzam dan tekad yang kuat."
Untukmu para pejuang dakwah...
Untukmu para pejuang dakwah...
Ajruki ‘ala qadri nashabik, pahalamu sesuai kadar payahmu. Salah satu sifat Allah adalah Maha Adil. Ridho dan pahala yang diberikan Allah kepada kita, sesuai seberapa banyak tetesan keringat dan darah yang kita korbankan untuk Allah di jalan ini. Tetaplah berjuang, wahai pejuang. Surga telah merindukan kalian, surga merindukan generasi-generasi Ash Shiddiq Abu Bakar yang berjuang di jalan Allah tanpa ragu, Al Faruq Ibnu Al Khaththab yang memakai keberaniannya untuk berjuang di jalan Allah, serta Al Amin yang selalu sabar menghadapi kerasnya jalan ini. Pun, kita rindu menjadi bagian dari mereka, serindu kita pada sambutan ini:
“Wahai jiwa yang tenang, kembalilah pada Rabbmu dengan hati puas lagi diridhai, maka masuklah ke dalam golongan hamba-hambaKu dan masuklah ke dalam JannahKu…”
(QS. Al-Fajr : 27-30)

Komentar
Posting Komentar