Entahlah....
Sampai pada batas mana menunggu itu menempuh klimaksnya.
Pada berlabuhnya kapal yang sudah lama berlayar, atau pada hati yang telah lama menanti...
Entahlah....
Pada garis lurus mana ujung antara titik-titik kerinduan itu menyatu.
Pada lengkungan pertama yang menebal atau lengkungan terakhir yang menipis.
Setebal kabut yang menghiasi paginya pegunungan atau setipis Iman yang senantiasa bergejolak ketika menghadapi dunia.
Jangan memakai waktu sebagai patokan lamanya penantianmu terhadap seseorang.
Namun, gunakanlah hati yang bulat tekadnya untuk menjadikan penantian sebagai sarana Ibadah kepada ILLAHI.
Bukan karena cinta.
Aplagi karena nafsu yang acapkali bertahta.
Mungkin mereka berfikir,
Dipenghujung usiaku, namun belum juga menemukanmu.
Haaaaaah.....
Aku adalah tipe wanita yang terlalu banyak kriteria.
Namun, alasanku hanya satu dan sangat kuat.
"Aku belum menjumpai lelaki berwajah teduh yang sering kutemui dalam tiap sujud-sujud panjangku, khalwat mesraku dengan RABB yang menjadikan aku ada dan hidup di dunia. "
Mungkin hari ini...
Mungkin besok...
Mungkin lusa...
Atau masih bertahun-tahun lagi.
Garis hidup yang akan mempertemukan kau dan aku, bersatu pada batas takdir....
Tapi percayalah.
Ada aku disini yang sedang berusaha menyempurnakan setegah agamamu.
Da aku disini yang sedang berusaha memperbaiki diri demi RABB yang telah sangat bermurah hati mentakdirkan hidup yang sangat indah ini..

Komentar
Posting Komentar